MANADO - Bank Indonesia (BI) industri pariwisata mampu menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru dan dapat menjadi strategi khusus untuk mendukung ekonomi saat ini. Pemerintah pun menetapkan empat destinasi wisata di Kawasan Timur Indonesia (KTI) sebagai bagian prioritas pengembangan 10 destinasi wisata Indonesia.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam peningkatan kinerja pariwisata di wilayah KTI masih ada sejumlah tantangan, antara lain konektivitas terhadap akses ke lokasi wisata.
Oleh karena itu, dalam diskusi publik "Memperkuat Peningkatan Daya Saing Industri Pariwisata Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru" disampaikan enam rekomendasi guna meningkatkan kinerja pariwisata khususnya di wilayah KTI.
"Pertama, perlu adanya komitmen dari pemerintah untuk percepatan realisasi infrastruktur. Kedua, perlu sinergi Pemerintah Pusat dan daerah untuk percepatan pembangunan," jelas Perry di Kantor BI Manado, Sulawesi Utara, Jumat (2/9/2016).
Dia melanjutkan, dalam mengembangkan destinasi wisata pemanfaatan teknologi menjadi penting untuk menyebarkan informasi secara efisiensi. Oleh karena itu, rekomendasi ketika untuk peningkatan kinerja sektor pariwisata adalah pemanfaatan teknologi untuk perluasan cakupan promosi pariwisata Indonesia.