Blusukan dengan Duterte, Jokowi Ingin Tingkatkan Kerjasama dengan Filipina

Hendra Kusuma, Jurnalis
Jum'at 09 September 2016 18:45 WIB
Presiden Joko Widodo dan Presiden Filipina (Foto : Hendra/Okezone)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja blusukan ke pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, bersama Presiden Filipina RodrigoRoa Duterte. Ajakan tersebut, memiliki tujuan-tujuan khusus pemerintah Indonesia, khususnya di sektor perdagangan.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, blusukan Presiden Jokowi dengan Presiden Duterte lebih pada mengenalkan arti blusukan.

"Ini kan pusat grosir yang bukan hanya di Indonesia tetapi di berbagai negara sudah dikenal ini pasar Tanah Abang. Jadi kita ajak, dan karena beliau juga orang yang mau melihat sesuatu yang kaitannya dengan masyarakat gitu. Jadi memang kita terimanya seperti waktu perdana menteri Australia," kata Enggar di Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Bahkan, kata Enggar, blusukan sudah dikenal oleh PM Australia. PM Australia bahkan kagum dengan blusukan itu.

"Jadi pada waktu kita bilateral, beliau berulang kali. Dia bilang buat dia ini sesuatu yang tidak akan pernah lupa di dalam hidup dia. Bahwa mereka diterima oleh bapak presiden disini. Suasananya tentu akan berbeda kan, jadi bukan hanya sekadar melihat tapi dengan kita menjelaskan bahwa ini pusat grosir, diharapkan juga akan meningkatkan perdagangan kita. Ini akan inspiring," tambahnya.

Meski demikian, kata Enggar, blusukan bersama Menteri Duterte berujuan untuk meningkatkan kerjasama bilateral antara kedua negara.

"Ya bagaimana kita menjual adalah dengan menunjukkan dan promosi seperti ini. Kemudian itu akan inspiring. Sampai sekarang sih neraca perdagangan kita dengan Filipina positif. Lebih banyak kita. Tetapi lebih banyak di CPO, coal. Kita sekarang harus mendiversifikasi dengan produk lain," tandasnya.

(Raisa Adila)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya