MILDURA – Bagi warga Indonesia atau masyarakat di negara lain, tentu mengetahui salah satu bumbu penyedap makanan, yakni garam, biasanya berwarna putih. Namun di Australia, tepatnya di Kota Mildura, terdapat garam yang cukup unik yakni berwarna pink atau merah jambu.
Tentu kita bertanya-tanya, mengapa garam di di kota tersebut berwarna pink? Manajer pemasaran Murray River Salt, perusahaan yang membuat garam tersebut, Jane Schmidt, pun menjabarkan di balik rahasia terjadinya garam berwarna pink tersebut.
“Garam ini diproduksi menggunakan air asin mineralisasi yang sangat tinggi magnesium, kalsium, namun rendah dari segi kalium dan yodium. Karena itu, garam di sini berwarna pink,” jelas Jane di Kota Mildura.
Selain berwarna pink, perusahaan ini juga memproduksi garam yang cukup unik, yakni garam rasa cabai. Bagi orang yang suka makanan pedas, mungkin penasaran untuk merasakan jenis garam tersebut.
Hasil produksi garam tersebut dipasarkan ke enam bagian Negara Bagian Australia, sebut saja New South Wales, Victoria, Australia Selatan, Australia Barat, Queensland dan Tasmania. Sementara untuk luar negeri, mereka mengekspornya ke beberapa negara seperti Jerman, Amerika Serikat, Kuwait, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, China, Jepang, Korea Selatan dan Afrika Selatan.
Liputan ini hasil kerja sama Okezone dengan ABC International.
(Ramdani Bur)