Menurut dia, lini bisnis Sun Life di Indonesia akan semakin besar. Hingga kuartal I-2016, Total pendapatan premi setelah integrasi menjadi Rp1,04 triliun dan aset perusahaan juga bertambah besar menjadi Rp9,14 triliun.
”Integrasi ini tentu akan memperkuat layanan kami ke nasabah. Jumlah sales force kami pun menjadi semakin banyak. Kini kami didukung lebih dari 10.200 tenaga pemasar,” paparnya.
Saat ini Sun Life memiliki 104 kantor pemasaran konvensional dan 55 kantor pemasaran syariah di 70 kota di Indonesia.
Sun Life juga akan semakin mantap dalam mengembangkan strategi multi-distribusinya, terutama kemitraan dengan sejumlah mitra bank terkemuka seperti BNI, CIMB Niaga, BCA, Bank Commenwealth, Bank OCBC NISP, dan Bank Nobu. Elin mengatakan, integrasi itu pertama kali diumumkan pada 23 Maret 2016, dan prosesnya baru tuntas akhir Juni 2016 lalu.
”Integrasi ini sejalan dengan visi Sun Life, ingin membantu semakin banyak keluarga Indonesia meningkat kesejahteraannya melalui kemapanan finansial,” tutur dia. Menurut dia, integrasi itu juga memperkuat multi distribution channel.
(Dani Jumadil Akhir)