Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OJK Peringatkan Perusahaan Asuransi, Begini Strategi Sun Life Tingkatkan Literasi Masyarakat

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Rabu, 06 Juli 2022 |16:03 WIB
OJK Peringatkan Perusahaan Asuransi, Begini Strategi Sun Life Tingkatkan Literasi Masyarakat
Perusahaan Asuransi Harus Bisa Jaga Kepercayaan Nasabah. (Foto: Okezone.com/Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperingatkan seluruh perusahaan asuransi untuk menjaga kepercayaan nasabah dengan baik. Di mana industri asuransi jiwa telah menunjukkan perkembangan yang positif selama 5 tahun terakhir dengan rata-rata tingkat pertumbuhan asetnya per tahun sebesar 8,67%.

Menjawab tantangan hal tersebut, Sun Life Indonesia memperkuat pondasi pertumbuhan dan ekspansi bisnis yang meliputi pengembangan jalur multi distribusi, pengembangan teknologi digital dan infrastruktur untuk mempermudah akses bagi nasabah dan tenaga pemasar, serta pengembangan rangkaian produk perlindungan yang dipersonalisasi dengan kebutuhan keluarga Indonesia. 

Baca Juga: Peringatan OJK ke Perusahaan Asuransi: Penting Jaga Kepercayaan Nasabah!

Strategi bisnis ini untuk memaksimalkan kapasitas distribusi perusahaan dengan jalur multi distribusi telah diwujudkan melalui penandatangan kerja sama pada April 2022 untuk memperdalam kemitraan bancassurance antara Sun Life Indonesia dengan CIMB Niaga untuk jangka waktu 15 tahun yang akan diulai pada Januari 2025.

Indonesia memiliki potensi yang besar dan merupakan pasar prioritas di Asia di mana kemitraan dengan CIMB Niaga juga adalah investasi terbaru dalam rangka memperkuat platform Sun Life untuk memperluas jangkauan, potensi pertumbuhan di pasar dan mempercepat strategi jangka panjang Sun Life untuk mengembangkan kapasitas distribusinya.

Baca Juga: 5 Klaim Asuransi Termahal di Dunia, Jumlahnya Bikin Tercengang!

“Selaras dengan peningkatan kapasitas distribusi perusahaan, Sun Life Indonesia juga berkomitmen untuk menambah tenaga pemasar yang berkualitas untuk mendukung target perolehan bisnis yang telah ditetapkan. Hal ini juga sejalan dengan rencana Perusahaan untuk menjalankan program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di mana Sun Life terus berupaya untuk mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai perencanaan keuangan dan mendongkrak pertumbuhan bisnis, serta memberikan layanan nasabah yang terintegrasi,” ujar Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia, Shierly Ge, dikutip dari Harian Neraca, Rabu (6/7/2022).

Pengembangan teknologi digital dan infrastruktur juga memegang peranan penting dalam memperkuat penetrasi pasar Sun Life di Indonesia. Menurut laporan We Are Social, tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 73,7% dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 277,7 juta orang pada awal 2022.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement