NEW YORK - Marriot International mengakuisisi Starwood Hotels & Resorts Worldwide senilai USD13 miliar atau setara dengan Rp170 triliun.
Akuisisi ini menjadikan Marriott sebagai jaringan hotel terbesar di dunia. Dengan akuisisi ini, Marriott, Courtyard, dan Ritz Carlton akan bergabung dengan Starwood’s Sheraton, Westin, W dan St Regis.
Totalnya ada 30 merek hotel yang sekarang berada di bawah payung Marriott untuk menciptakan jaringan hotel terbesar dunia dengan lebih dari 5.800 properti dan 1,1 juta kamar di lebih 110 negara.
Dengan jumlah tersebut, berarti mereka memiliki 1 kamar dari setiap 15 kamar hotel di seluruh penjuru dunia.
Marriott kini melampaui Hilton Worldwide yang memiliki 773.000 kamar dan Intercontinental Hotels Group dengan 766.000 kamar, menurut data STR, perusahaan yang melacak data hotel di berbagai penjuru dunia.
"Kita memiliki kemampuan untuk menawarkan lebih banyak pilihan. Pilihan dalam lokasi, pilihan untuk jenis hotel, pilihan untuk jumlah yang ingin digunakan para konsumen," papar CEO Marriott International Arne Sorenson.
Marriott telah berkembang sebagai perusahaan "aset ringan" dengan hanya beberapa hotel milik sendiri. Starwood juga telah berupaya menjual propertinya sambil membuat kesepakatan manajemen jangka panjang untuk hotel-hotel yang sama tersebut.
Hingga 30 Juni lalu, Starwood masih memiliki 23 properti. Sorenson yakin ada pasar yang besar untuk terus menjual banyak hotel ikonik tersebut. (fir)
(Rani Hardjanti)