Masitha juga menilai pengembangan pelabuhan nantinya juga akan berdampak positif bagi masyarakat Kota Tegal seiring pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang. “Dengan tidak adanya exit tol di Kota Tegal akan berdampak pada mobilitas orang yang masuk ke Kota Tegal. Hal ini tentu akan berdampak pada perekonomian masyarakat Kota Tegal,” ucapnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tegal Nur Effendi mengatakan, potensi untuk mengembangkan pelabuhan Kota Tegal menjadi pelabuhan niaga sangat besar.
“Hal ini didukung jumlah konsentrasi nelayan Kota Tegal yang mencapai 12.000 orang yang selama ini tersebar di seluruh Indonesia,” katanya.
Menurut Nur, industri perikanan di Kota Tegal saat ini juga masih terbatas pada pengolahan bahan mentah. Dengan adanya pengembangan, para pengusaha dapat mengolah hasil perikanannya di Kota Tegal menjadi produk-produk perikanan jadi lainnya.
(Rani Hardjanti)