Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Danantara Akuisisi Mandiri Manajemen Investasi Senilai Rp1 Triliun

Rohman Wibowo , Jurnalis-Senin, 06 April 2026 |07:32 WIB
Danantara Akuisisi Mandiri Manajemen Investasi Senilai Rp1 Triliun
Danantara Akuisisi Mandiri Manajemen Investasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) baru saja mengeksekusi aksi korporasi strategis berupa pengalihan mayoritas kepemilikan saham pada entitas anak, PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI), melalui skema transaksi afiliasi bernilai jumbo yang menyentuh angka sekitar Rp1 triliun.

Merujuk pada keterbukaan informasi BEI, Senin (6/4/2026), proses divestasi saham perusahaan manajer investasi tersebut dilakukan oleh PT Mandiri Sekuritas bersama Koperasi Konsumen Pegawai Bank Mandiri kepada PT Danantara Asset Management (DAM). 

Total nilai transaksi ini tercatat mencapai Rp1,02 triliun untuk pelepasan 1.499 lembar saham, atau merepresentasikan 99,93% dari seluruh porsi kepemilikan di MMI.

Walaupun memiliki nilai nominal yang sangat besar, pihak perseroan menegaskan bahwa langkah ini tidak memenuhi kriteria sebagai transaksi material. Hal tersebut dikarenakan nilai transaksi hanya mencakup 0,32% dari total ekuitas Bank Mandiri, sehingga angka ini masih berada jauh di bawah ambang batas yang ditentukan oleh otoritas regulator.

Secara fundamental, transaksi tersebut diklasifikasikan sebagai transaksi afiliasi sebab seluruh pihak yang terlibat berada dalam satu ekosistem yang terintegrasi dan dikelola baik secara langsung maupun tidak oleh negara. Karena itu, aksi ini lebih tepat dipandang sebagai bagian dari agenda restrukturisasi internal perusahaan, bukan pelepasan aset kepada pihak eksternal.

Langkah ini juga selaras dengan cetak biru konsolidasi aset berskala besar yang digagas oleh Danantara sebagai holding operasional bagi perusahaan-perusahaan BUMN.

Meninjau aspek valuasi, keputusan ini telah melewati proses penilaian oleh pihak independen dengan menerapkan dua metode utama, yakni pendekatan pasar serta pendekatan pendapatan menggunakan metode discounted cash flow (DCF).

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement