MAGELANG - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno menargetkan pada 2017 membangun 100 Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang tersebar di 10 destinasi wisata.
Pembangunan Balkondes tersebut untuk mendorong perekonomian desa. Dalam kunjungan di wilayah Kabupaten Magelang kemarin, Rini M Soemarno melakukan peletakan batu pertama pembangunan Balkondes untuk tahap kedua di Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur.
Acara ini juga dihadiri sejumlah pimpinan BUMN. Untuk tahap kedua, Balkondes yang dibangun selain Desa Tuksongo, yakni Majaksingi, Giritengah, Bigaran, dan Kembanglimus. Sementara dalam proses pembangunannya melibatkan lima BUMN, yakni PT Jasa Marga, PT Jasa Raharja, PT Telkom, PT Angkasa Pura I, dan PT Patra Jasa. Keberadaan Balkondes nantinya bisa dikelola secara profesional yang dilengkapi dengan homestay .
Di lokasi ini dipamerkan produk-produk kerajinan sebagai suvenir dan untuk tempat pelatihan. Nantinya di sekitar Candi Borobudur akan dibangun 20 Balkondes dan tiap Balkondes dipasok dana sebesar Rp1 miliar. “Potensi Borobudur dianggap sangat besar. Kami tekannya di daerah sini masyarakat sangat mendukung, terbuka, sangat menerima pendatang dan pengunjung,” kata Rini.
Selain itu, desa-desa sangat menarik untuk masyarakat internasional tinggal mengingat jika untuk menginap di hotel bintang lima sudah biasalah. “Tapi dibikin seperti ini menarik, tradisional, kearifan lokal kan mereka belajar budayanya juga,” kata Rini.
Balkondes yang akan dibangun tersebut bukan saja di sekitar Candi Borobudur, hal serupa akan dilakukan di Labuhan Bajo (NTT), Morotai, Danau Toba, serta di luar 10 destinasi seperti di Jawa Tengah ada di Wonosobo. “Balkondes ditargetkan TWC satu Balkondes Rp1 miliar, total 100 seluruh Indonesia pada 2017. Kemudian untuk di sini nantinya ada 100 titik homestay kira-kira 420 kamar,” kata Rini.
Rini menjelaskan, pembangunan Balkondes merupakan wujud dukungan BUMN kepada program pemerintah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia ditargetkan mencapai 20 juta orang pada 2019.