JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, saat ini pemerintah tengah meningkatkan daya saing dengan perbaikan peringkat kemudahan berusaha atau easy of doing business (EODB)
Mantan Wali Kota Solo ini menyambut baik adanya peningkatan EODB Indonesia. Pasalnya, peringkat EODB Indonesia pada 2016 berhasil melonjak dari yang sebelumnya di posisi 106 menjadi 91.
"Ini loncatan yang bagus dalam hal meningkatkan daya saing," kata Jokowi di JCC, Jakarta, Selasa (22/11/2016).
Saat ini, kata Jokowi, masalah yang harus diselesaikan pemerintah dalam hal meningkatkan daya saing nasional adalah pungutan liar (pungli) dan korupsi, kedua berkaitan dengan inefisiensi birokrasi, dan percepatan pembangunan infrastruktur.
"Kenapa deregulasi kita lakukan, kita lakukan kesederhanaan, kalau ini bisa diselesaikan saya meyakini kita akan memiliki fondasi yang baik tinggal landas menuju level yang lebih baik," tandasnya.