JAKARTA - Menengok outlook pertumbuhan Asia, wilayah Asia Selatan dinilai masih cukup tinggi. Setidaknya beberapa negara seperti India, Indonesia dan Thailand dinilai memiliki outlook terbaik di 2017.
"Ekonomi Korea, Taiwan, Singapura bahkan China tidak mungkin rebound tahun ini. Saran kami lihatlah ekonomi negara berkembang seperti India dan Indonesia yang tingkat utangnya relatif rendah," kata Kepala Ekonom HSBC Asia Frederic Neumann seperti dilansir dari CNBC, Kamis (15/1/2017).
Investor merasa lega kematian Raja Thailand tidak menimbulkan perebutan kekuasaan dan membuat kondisi ekonomi politik semakin baik. Sementara itu, mata uang Indonesia dan India diproyeksikan lebih stabil kendati tertekan dolar AS sebagai imbas kenaikan suku bunga The Fed.
Reformasi pajak di kedua negara tersebut juga menjadi sorotan investor. Presiden Joko Widodo menjalankan tax amnesty dan dinilai berhasil mengumpulkan USD7,7 miliar. Di India, Perdana Menteri India Narendra juga dinilai positif atas program demonetization, serta mempekuat kas negara.
Ekonom OCBC Wellian Wiranto menilai konsumsi domestik bisa menjadi penangga yang penting. Selanjutnya, pertumbuhan investasi.
(Fakhri Rezy)