Secara total, Pelabuhan Gili Mas memiliki total luas lahan sebesar 100 hektare (ha). Pengerjaan tahap I direncanakan akan rampung tahun 2019, sementara tahap II diperkirakan selesai 2021. Peletakan batu pertama (groundbreaking) sendiri telah dilakukan pada 17 Desember 2016.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Orias Petrus Moedak mengatakan bahwa Pelabuhan Gili Mas akan menjadi sentra komoditi pangan, khususnya jagung dan padi. Adapun kapasitas pelabuhan tersebut nantinya 1 juta ton untuk jagung dan 2,5 juta ton beras.
"Itu potensi NTB yang ada. Tujuan kita adalah bangun dari pinggir dan untuk membawa keluar produk yang ada ke daerah lain," ujarnya beberapa waktu lalu. (ded)
(Rani Hardjanti)