Meutya mengatakan salah satu perusahaan produksi alutsista PT PAL harus melihat kebutuhan maritim yang diperlukan negara lain seperti armada kapal maupun sistem radar.
Sementara itu,anggota Komisi I DPR Syaifulllah Tamliha menambahkan PT Dirgantara Indonesia juga harus mendapatkan dukungan untuk menjadi industri strategis memproduksi peralatan alutsista.
Kepala Divisi Marketing PT PAL (Persero) Iman Sulaiman mengungkapkan telah menargetkan akan bekerja sama dengan negara anggota IORA guna memproduksi kapal pada 2018.
Iman menyebutkan kerjasama itu telah direncanakan sejak dua tahun lalu namun diintensifkan melalui pertemuan IORA pada 2017.
Iman mengaku negara di kawasan IORA merupakan negara pesisir pantai sehingga memiliki potensi besar untuk dilakukan kerjasama produksi alutsista dengan Indonesia.