Share

Erick Thohir Temui Prabowo, yang Dibahas Ternyata Ini

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 21 Juni 2022 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 320 2615333 erick-thohir-temui-prabowo-yang-dibahas-ternyata-ini-xjsZewf8zO.png Menteri BUMN Erick Thohir Bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Foto: Okezone.com/Instagram)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemua dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di kantornya. Keduanya membahas skema pembelian alat utama sistem senjata (alutsista)yang harus dikaitkan dengan pembangunan industri pertahanan Indonesia

"Nah jadi ke depan yang namanya pembelian alutsista itu harus dikaitkan dengan pembangunan industri pertahanan Indonesia secara menyeluruh. Tidak hanya membeli tapi bagaimana merawat dan yang namanya ahli teknologi harus terjadi," ujar Erick kepada wartawan dikutip Selasa, (21/6/2022).

Baca Juga: Alutsista Berusia Tua, KSAL: Pemeliharaan dan Perawatan Jadi yang Utama

Penguatan ekosistem industri pertahanan Tanah Air, lanjut Erick, harus dibarengi kerja sama dengan negara lain. Hal ini pun menjadi poin pertemuannya dengan Prabowo.

"Salah satu kerja sama sedang didiskusikan bagaimana industri pertahanan kita dengan negara sahabat yang ada di luar negeri untuk membangun industri kita secara menyeluruh," ungkap dia.

Kementerian BUMN sendiri telah menetapkan PT Len Industri (Persero) sebagai Induk Holding BUMN Pertahanan atau Defence Industry Indonesia (Defend ID).

Baca Juga: Deteksi Musuh Sejauh 450 Km, Ini Kecanggihan Radar GCI Calon Penjaga Dirgantara

Alasan penunjukan Len sebagai induk holding didasarkan pada pertimbangan jaringan bisnis perusahaan yang mencakup seluruh bidang pertahanan.

Direktur Utama Len, Bobby Rasyidin mengatakan pihaknya mampu mengintegrasikan teknologi antar sektor dan memiliki kapabilitas di bidang command, control, communication, computer, cyber, intelligence, surveillance, and reconnaissance (C5ISR) sebagai interoperability dan brain system untuk semua platform berbasis elektronika.

Alasan lainnya lantaran posisi Len yang strategis dan tidak condong pada satu matra, melainkan mampu mengakomodir dan mengintegrasikan ketiga matra, yaitu darat, laut, dan udara. Selain itu, Len juga dinilai telah berpengalaman sebagai induk dalam mengelola empat anak perusahaannya.

“Pembentukan Holding BUMN Industri Pertahanan akan memberikan manfaat tidak hanya bagi anggota holding dan pemerintah, tapi juga para pemangku kepentingan lainnya serta ekosistem pertahanan secara keseluruhan,” tutur Bobby.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini