Singgung Alutsista, Ini Permintaan Sri Mulyani ke Prabowo

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 320 2343733 singgung-alutsista-ini-permintaan-sri-mulyani-ke-prabowo-eStth85IeN.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pertahanan dan keamanan bisa mendukung pemulihan perekonomian adalah sangat penting. Oleh karena itu hal ini bukan masalah pilihan tapi dua-duanya adalah prioritas.  

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakam sistem pertahanan keamanan dan fungsi pertahanan keamanan bisa betul-betul menjadi necessary condition bagi pemulihan dan stabilitas ekonomi Indonesia.

 Baca juga: Keren! Semua Alutsista TNI Akan Berbasis Digital

“Dari alokasi anggaran belanja 2021, Kemenhan diharapkan akan mampu untuk terus melakukan modernisasi dan perawatan alutsista serta pemenuhan kebutuhan alutsista serta menjaga stabilitas pertahanan untuk mendukung pemulihan ekonomi kita, ” ungkap Menkeu yang hadir secara virtual, Rabu (13//2021).

Saat ini tantangan pertahanan nasional semakin dinamis. Ada yang sifatnya internal seperti terorisme, narkoba, separatisme dan konflik komunal, ada yang dari eksternal seperti konflik perbatasan, spionase, cyber war, proxy war atau isu senjata pemusnah massal dan juga transnational crime yang memang menjadi ancaman semua negara.

 Baca juga: Kolonel Pieter Hermanus, Ahli Persenjataan Asal Sukoharjo Berjuluk 'Mpu Senjata Indonesia'

“Dan sekarang muncul non traditional security threat seperti perubahan iklim, bencana alam, pandemi atau epidemi dan krisis pangan. Ini yang menjadi tantangan kita yang harus kita waspadai dan kita pelajari untuk bisa kita kelola penangannya,” jelasnya.

Terakhir, Ia berkata Kementerian Keuangan akan terus mendukung Kemenhan untuk memenuhi kebutuhan sebagai suatu institusi yang penting di dalam Republik Indonesia di dalam menjaga pertahanan dan keamanan Republik Indonesia.

" Kebutuhan sebagai suatu institusi yang penting di dalam Republik Indonesia di dalam menjaga pertahanan dan keamanan Republik Indonesia," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini