JAKARTA – PT Asuransi Cigna (Cigna Indonesia) menargetkan pendapatan premi baru sebesar dua digit hingga akhir tahun ini. Hal itu diyakini bisa terealisasi dengan adanya sejumlah produk inovasi di bidang kesehatan selama tahun ini.
“Walaupun kondisi perekonomian belum begitu membaik, kami tetap harus optimistis. Kami yakin Cigna bisa meraih pendapatan double digit ,” ujar Direktur Cigna Indonesia Herlin Sutanto di sela-sela peluncuran produk inovasi terbaru Family Care Optima di Jakarta. Herlin menjelaskan, pihaknya belum dapat merilis kinerja 2016.
Namun, secara garis besar, Cigna akan terus mempertahankan kinerja positif. Awal 2016 manajemen Cigna juga menargetkan pendapatan dua digit. Menurut dia, optimisme itu terkait hadirnya produk perlindungan kesehatan untuk keluarga. Sesuai hasil survei Cigna, mayoritas masyarakat Indonesia sangat mementingkan keluarga, dalam hal ini dari sisi kesehatan.
Di sisi lain, Cigna merupakan perusahaan yang ahli di bidang kesehatan. “Makanya, produk kesehatanlah yang akan menjadi fokus layanan Cigna di Indonesia, terutama produk perlindungan kesehatan keluarga,” ujar dia.
Herlin mengatakan, survei Skor Kesejahteraan Cigna pada 2015 juga mengungkapkan bahwa salah satu kekh-awatiran terbesar masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang berusia 30-40 tahun, adalah biaya perawatan kesehatan yang terus meningkat. Menurut dia, berbagai survei telah melaporkan adanya tren peningkatan biaya perawatan kesehatan dari tahun ke tahun yang dipicu inflasi.