Impack Pratama Bagikan Dividen Rp19,33 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Senin 19 Juni 2017 11:39 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

JAKARTA - Hasil keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) bakal membagikan dividen senilai Rp19,33 miliar atau setara 18% dari total laba bersih tahun sebelumnya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Adapun laba bersih yang dibukukan Impack pada akhir tahun lalu senilai Rp102,43 miliar. Sementara itu, sisanya dimasukkan dan dibukukan sebagai saldo laba, untuk menambah modal kerja Impack Pratama Industri dan pengembangan serta ekspansi usaha perseroan. Sampai saat ini, produk Impack Pratama Industri digolongkan menjadi tiga segmen produk yaitu atap, facade dan material.

Perseroan memproyeksikan penaikan penjualan neto 2017 sebesar 16,6% dimana pada 2016 penjualan bersih sebesar Rp1,13 triliun dan untuk 2017 sebesar Rp1,32 triliun. Sementara itu, Impack Pratama Industri memproyeksikan laba komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp130 miliar. Proyeksi ini naik 26,7% dibandingkan dengan 2016 sebesar Rp102 miliar.

Tahun ini, perseroan optimistis meraup penjualan lebih baik dengan membidik kenaikan penjualan sebesar 15%.”Untuk mengejar target, kami berharap kondisi ekonomi dan politik stabil. Kalau makro ekonomi dan politik stabil, tentu bisnis tumbuh," kata Direktur Pemasaran Impack Pratama Industri Janto Salim.

Emiten produsen plastik untuk kebutuhan konstruksi ini tengah menyasar segmen konstruksi pusat belanja. Impack Pratama Industri sedang mengerjakan konstruksi bahan plastik untuk lobi utama Pacific Place dengan nama aluminium composite panel (APC) dengan luas 30.000 meter persegi (m2). Perseroan memiliki pabrik di Bekasi, dengan kapasitas produksi APC 250.000 m per tahun.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya