JAKARTA - Rencana Pemindahan ibu kota masih menjadi salah satu fokus pemerintah. Karena kajian pemindahan diharapkan bisa dilakukan awal tahun 2018.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemindahan ibu kota bukan berarti memindahkan pusat perekonomian di Jakarta ke luar Jawa. Tapi pemindahan ibu kota untuk pusat pemerintahannya saja bukan untuk pusat bisnisnya.
"Ibu kota di sini hanya fokus pusat pemerintahan. Kegiatan utamanya adalah sektor pemerintahan. Jakarta tetap menjadi kota bisnis, dagang, keuangan karena market lebih nyaman di Jakarta," ungkap Bambang di Ruang Rapat Komisi XI, Jakarta, Selasa (11/7/2017).
Menurutnya, pemindahan hanya akan memfokuskan untuk pusat pemerintahan seperti memindahkan tempat kerja bagi Presiden serta Kementerian atau Lembaga (K/L). Pemindahan ini dikatakan akan dilakukan seperti yang dilalukan negara Amerika Serikat.
"Kita fokus di pemerintahan, dan pastinya nanti ya itu akan terkait lembaga tinggi, jadi bukan hanya Pemerintah tapi DPR, yudikatif dan MA. Itu akan menjadi bagian dari ibu kota. Sama seperti Washinton DC, kongresnya ada di situ. Parlemen Australia juga ada di Canberra," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)