Oleh-Oleh yang Tidak Menguras Budget, Kenapa Tidak Membelikan Kartu Pos?

, Jurnalis
Sabtu 29 Juli 2017 06:22 WIB
Ilustrasi (shutterstock)
Share :

MENJALANI liburan dengan perencanaan keuangan yang tepat akan membuat liburan menjadi nyaman dan menyenangkan tanpa harus takut kehabisan uang. Umumnya, saat berlibur ada lima pos keuangan penting yang harus disiapkan. Pos tersebut adalah untuk biaya perjalanan, biaya menginap, biaya makan sehari-hari saat liburan, biaya masuk ke tempat wisata, dan ongkos yang digunakan selama di area wisata. Namun sepertinya, perlu menambah satu pos lagi, yaitu pos keuangan untuk oleh-oleh.

Di Indonesia sudah menjadi tradisi jika ada saudara atau teman yang pergi berlibur, baik ke luar kota maupun ke luar negeri, mereka pasti wajib membawa oleh-oleh dari tempat liburan tersebut untuk dihadiahkan kepada kerabat yang tidak ikut berlibur dengannya. Jika tidak membawa oleh-oleh, kita akan terkesan pelit dan tidak mau berbagi. Untuk itu, kita perlu membuat pos khusus untuk membeli oleh-oleh agar tidak bangkrut.

Bagaimana tips hemat membeli oleh-oleh agar tidak bikin bangkrut? Berikut ulasannya.

1. Beri Syarat untuk Oleh-Oleh yang Dibelikan

“Mau oleh-oleh khas Korea dong?” seperti itulah kata-kata yang terlontar dari teman atau kerabat saat mengetahui kita akan berlibur ke Korea. Agar sama-sama enak, cobalah untuk menerapkan sistem syarat kepada mereka. Caranya, jika seandainya mereka me-request oleh-oleh kepada Anda dari luar negeri, coba jelaskan bahwa ia harus mengganti uang titipan tersebut. Misalnya, teman kita minta dititipkan parfum dari Korea maka wajar saja kita memberi syarat kepada mereka untuk menggantinya.

Mencari barang titipan itu tidak mudah. Belum ongkos transportasinya, risiko jika barang yang diminta tidak ada, dan lain sebagainya. Anda juga berhak untuk menolak barang titipan teman kalau memang barang tersebut memberatkan bagasi dan membahayakan.

2. Bawa Makanan Kecil

Saat pulang dari liburan, sepertinya sudah banyak orang yang menanti kedatangan kita. Mereka semua menantikan oleh-oleh dari hasil liburan kita. Agar tidak bingung dan membuat budget terkuras, kenapa tidak membeli oleh-oleh berupa makanan saja? Harga makanan biasanya lebih murah. Selain itu, makanan unik yang mungkin belum pernah dicoba teman-teman atau kerabat Anda akan memberikan mereka rasa senang karena mendapat oleh-oleh makanan tersebut.

3. Cari Oleh-Oleh di Daiso/Three Coins

Khusus untuk Anda yang berlibur ke luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, Australia, dan Jepang. Daiso adalah toko serba ada yang umumnya menjual barang-barang yang unik dan lucu dengan harga terjangkau. Ada berbagai macam barang yang dijual di sana, seperti alat mandi, alat tulis, kosmetik, dan lain sebagainya. Sementara Three Coins juga sebuah toko yang mirip Daiso yang menjual barang unik dengan murah.

4. Membeli Barang yang Sama untuk Sendiri

Bawalah oleh-oleh yang sama dengan yang Anda beli untuk digunakan sendiri. Misalnya, Anda membeli gantungan bergambar icon negara tertentu. Kemudian Anda membelikan untuk teman Anda gantungan yang sama. Tentu ia akan lebih senang karena oleh-oleh yang didapat sama dengan barang milik kita pribadi.

5. Jangan Beli Oleh-Oleh yang Mainstream

Saat berkunjung ke luar negeri dan harus membawa oleh-oleh, Anda sebaiknya tidak memilih oleh-oleh yang sering dibawa orang Indonesia saat pulang dari berliburnya. Contoh oleh-oleh ini seperti gantungan kunci atau tempelan kulkas. Coba Anda berkunjung ke Jepang dan lihat berapa harga gantungan kunci di sana. Bisa mencapai Rp40 ribu. Bukankah lebih baik kita gunakan untuk membeli makanan saja?

6. Memberikan Kartu Pos

Menghemat anggaran liburan ternyata bisa dengan memberi oleh-oleh berupa kartu pos. Saat Anda berlibur di luar negeri atau luar kota, kirimkan kartu pos itu kepada teman yang ingin mengetahui acara liburan. Mereka juga akan menyimpan kartu pos tersebut karena tampilannya yang klasik.

(Donald Banjarnahor)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya