JAKARTA - Serikat Pekerja PT PLN (Persero) berharap Pemerintah dan PLN mampu melakukan efisiensi untuk menekan tarif listrik semurah mungkin agar menggerakkan perekonomian masyarakat hingga masyarakat menjadi lebih sejahtera.
Ketua Serikat Pekerja PLN Jumadis Abdan memperkirakan saat ini ada sekira Rp60 triliun beban yang ditanggung PLN akibat kesalahan dalam penyelenggaraan sistem kelistrikan nasional.
“Menjadi kegalauan kita bersama tarif listrik di Indonesia relatif mahal. seperti tetangga kita Malaysia misalnya lebih murah, dalam pemakaian tertentu hanya Rp650 per kWh. Di sana tidak berdasarkan golongan tapi berdasarkan batas pemakaian. Di kita untuk pemakaian 900 volt ampere (va) sudah lebih Rp1.300 per kWh. Ini sangat memberatkan masyarakat dan memengaruhi tingkat kesejahteraan mereka," tegas dia di Jakarta, Senin (7/8/2017).
Baca Juga:
Harga Listrik Indonesia Termahal di Dunia, Apa Benar?