Industri E-Commerce Semakin Berkembang, Indonesia Paling Pesat!

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 30 Agustus 2017 14:06 WIB
Ilustrasi: shutterstock
Share :

JAKARTA - Meskipun saat ini kondisi ekonomi dunia masih dalam keadaan lesu, namun industri e-commerce justru semakin menunjukkan kemampuannya. Salah satunya negara yang menunjukkan perkembangan e-commerce yang sangat pesat adalah Indonesia.

Director of Research and Consultans Savill Indonesia Anton Sitorus mengatakan berkembangnya e-commerce di Indonesia tidak terlepas dari pergerakan para perusahaan-perusahaan tersebut. Seperti mulai banyaknya perusahaan asing yang melakukan akuisisi dan bekerja sama dengan perusahaan e-commerce Indonesia.

Baca juga: Ke Singapura, Jokowi Bakal Bahas Kerjasama Ekonomi Digital

"Misalnya Grab akuisisi kudo, Tokopedia dapat USD 1,1 Miliar dari Alibaba atau lebih besar dari Lazada yang di Singapura yang hanya USD 1 Miliar," ujarnya dalam acara diskusi di Kantor Savills Indonesia, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Menurut Anton, potensi e-commerce di Indonesia masih akan terus berkembang ke depannya. Apalagi dengan dipilihnya Jack Ma sebagai penasihat e-commerce di Indonesia oleh Pemerintah.

"Bulan Agustus Jack Ma resmi jadi penasehat e-commerce Indonesia, kenapa dia mau ? Artinya dia menyadari kalau potensi disini sangat bagus. Kalau di China itu sangat masif sekali," kata Anton.

Baca Juga: Berkembang Terlalu Pesat, Kemenkeu Sulit Pajaki E-Commerce

Selain faktor Jack Ma, banyak hal yang mendorong e-commerce bisa tumbuh pesat di Indonesia. Dari mulai penggunaan e-payment yang makin tumbuh hingga penetrasi pengguna internet di Indonesia yang semakin tinggi.

"Banyak yang mendorong banyak, hal, misalnya dengan e-commerce saya enggak bisa beli di toko tapi bisa beli di e-commerce. Lalu untuk e-payment makin lama makin secure. Lalu kan sekarang gampang pesan apa-apa, kalau dulu mau nyusahin barang misalnya kita cari dulu charter," jelas Anton.

Baca Juga: Ingat! Pajak E-Commerce Jangan Bikin Gaduh, Bisa Mendistorsi Pasar

"Kemudian perkembangan pengguna Internet sangat tinggi dan berkembang terus. Memang saat ini di Indonesia penetrasi internet masih 52% tapi ini masih bisa untuk tumbuh," imbuhnya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya