"Kalau Jepang hanya bilang supaya segera diputuskan, mereka nunggu kita," ungkapnya.
Proyek Mass Rapid Transit (MRT) juga turut menjadi salah satu topik pembahasan. Rencananya, Jepang akan ikut berperan dalam proyek MRT ruas Timur-Barat.
"Menurut Pak Presiden ini mestinya harus sudah diajukan ke Bappenas melalui bluebook. Kalau fase dua ini Oktober 2018, kemudian yang east- west diusulkan semua. Ini semua akan diambil oleh perusahaan dari Jepang," ungkapnya.
Terakhir Jepang melalui perusahaannya yang bergerak pada sektor properti juga berminat untuk berinvestasi di Indonesia. Namun, belum diketahui secara spesifik rencana investasi yang akan dilakukan.
"Mereka ada perusahaan apartemen di sini, mereka ingin berkontribusi lagi tentang perkotaan di Indonesia," tukasnya.
(Fakhri Rezy)