Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PPPK Mana yang Diprioritaskan Jadi PNS? Ini Bocoran Purbaya

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Jum'at, 21 Agustus 2026 |11:05 WIB
PPPK Mana yang Diprioritaskan Jadi PNS? Ini Bocoran Purbaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membocorkan kelompok Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan diangkat jadi PNS. (Foto : Okezone.com/Kemenkeu)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membocorkan kelompok Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menjadi prioritas dalam rencana pengangkatan menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Pemerintah saat ini memprioritaskan tenaga guru, termasuk guru agama, untuk masuk dalam proses pengangkatan secara bertahap.

"Kalau kemarin sih guru aja, ada juga nanti guru agama di situ masuk, yang dalam prosesnya staging berapa tahun ke depan. Itu nanti guru agama juga masuk situ," ujar Purbaya, Jumat (21/8/2026).

Purbaya mengatakan pembahasan mengenai pengangkatan PPPK menjadi PNS sejauh ini baru mencakup tenaga guru. Sementara itu, pemerintah belum menentukan secara pasti tahapan pengangkatan bagi PPPK non-guru.

"Yang non-guru, saya belum tahu sampai sekarang ya. Rapat seingat saya hanya guru. Nanti mungkin bertahap akan ke arah sana," katanya.

Menurut Purbaya, pengangkatan PPPK menjadi PNS tidak akan dilakukan sekaligus. Pemerintah akan menerapkan tahapan pengangkatan dengan mempertimbangkan kebutuhan pegawai dan kemampuan anggaran negara.

"Tapi kalau yang nanti P3K penuh waktu jadi (pegawai) pusat, sama yang pegawai baru mereka butuh berapa ratus ribu lagi, itu akan dilakukan secara bertahap," ujarnya.

Ia menegaskan, pengangkatan secara bertahap diperlukan untuk menjaga keberlanjutan anggaran negara. Pemerintah akan menyesuaikan pelaksanaan kebijakan tersebut dengan kapasitas fiskal agar tambahan belanja pegawai tidak mengganggu kesinambungan anggaran.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement