JAKARTA - PT PLN (Persero) menargetkan listrik 7.000 megawatt (mw) yang berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam 10 tahun ke depan. Saat ini kapasitas terpasang perseroan untuk pembangkit EBT sebesar 1.750 mw.
Guna merealisasikan target sumber EBT itu, PLN mendapat penugasan pemerintah untuk melakukan eksplorasi di 6 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP). Dalam kegiatan itu, PLN pun akan didampingi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai penyedia dana eksplorasinya.
Baca Juga: Potensi Listrik Panas Bumi di Sarulla hingga 1.000 Mw, Menteri Jonan: Salah Satu Terbesar di Dunia
Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN Nicke Widyawati mengatakan, bersama Sarana Multi Infrastruktur (SMI), PLN akan melakukan eksplorasi untuk yang pertama dikerjasamakan yakni 6 WKP. Tapi ke depan akan ada 8 WKP lagi yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangan EBT.
"Potensi yang akan dikerjasamakan yaitu 6 WKP yang sudah mendapat penugasan dan SK-nya sudah diterima. Potensi baru yang akan tergarap 14 WKP (tambah 8 WKP), tapi SK-nya belum kami terima,"ujarnya, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/9/2017).