JAKARTA - Sejumlah jajaran kabinet kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking hunian Transit Oriented Development (TOD) di lahan Stasiun KRL Juanda, Jakarta milik PT KAI (Persero) yang dibangun oleh PT PP Tbk (PTPP).
Adapun jajaran kabinet kerja yang hadir meresmikan hunian vertikal TOD Stasiun Juanda antaranya, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya didampingi Direktur Utama PP Tumiyana dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.
"Konsep hunian TOD Juanda dan Tanah Abang ini (yang diresmikan secara berbarengan) diharapkan dapat mempermudah mobilisasi masyarakat dalam beraktifitas sehari-hari, ujar Direktur Utama PP Tumiyana di Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Proyek TOD Juanda ini memiliki komposisi hunian Rusunami yang diperuntukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 171 unit atau 36% dari total unit yang dibangun. Luas per unitnya sendiri adalah 32 meter persegi. Untuk segmentasi MBR, per unitnya dibanderol dengan harga jual Rp7 juta per m2 atau Rp224 juta.
Nantinya, hunian TOD di Stasiun Juanda ini juga akan dibangun sejumlah sarana dan prasarana pendukung. Kantor KAI juga akan menyatu dengan hunian TOD Juanda. Selain itu, hunian TOD ini pun terintegrasi dengan moda transportasi massal, di antaranya kereta api dan busway.
"Pembangunan ini dapat membuat biaya transportasi penghuni TOD tersebut menjadi Iebih efisien karena terintegrasi langsung dengan moda transportasi massal (kereta api)," tandasnya.
Sebagaimana informasi yang disampaikan perseroan, proyek hunian TOD Juanda akan dibangun sebanyak 2 tower berdaya tampung 627 unit hunian di atas Iahan yang akan dikembangkan seluas 5.903 meter persegi (m2). Nilai investasinya ditaksir mencapai Rp300 miliar.
(Martin Bagya Kertiyasa)