Mengenang Black Monday 19 Oktober 1987, Wall Street Tampil Terburuk Anjlok 22%

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Kamis 19 Oktober 2017 14:17 WIB
Ilustrasi Wall Street. (Foto: Reuters)
Share :

Banyak yang mengatakan, awal mula Black Monday adalah karena perdagangan otomatis komputer yang kelebihan beban, yang disebabkan oleh penjualan asuransi portofolio, strategi lindung nilai terhadap penurunan pasar yang melibatkan penjualan dalam indeks berjangka pendek.

Asuransi Portofolio membuat short selling indeks saham berjangka, yang dilakukan untuk melindungi diri terhadap penurunan harga saham lebih lanjut. Akibatnya, komputer pun mengeluarkan order sell sebagai pengaman lebih banyak kerugian. Sebaliknya, kerugian yang meningkat menyebabkan aksi jual lebih banyak lagi, sebagai feedback investor.

Akibatnya, perdagangan di pasar saham NYSE pun memilih untuk melakukan perdagangan dengan kertas. Ribuan investor pun bergegas untuk menangani gelombang pasang penjualan yang terjadi, dan membuat pembukaan perdagangan tertunda 90 menit. Namun, perdagangan yang tertunda semakin mempersulit para investor.

Meluasnya penjualan dan keterlambatan dalam melaporkan harga berimbas lebih lanjut kepada opsi harga dari ekuitas. Dari 30 perusahaan yang sahamnya berada di Dow Jones, hampir setengahnya mengalami penurunan. Saham American Express kehilangan 26,2% pada Black Monday, Procter & Gamble anjlok 27,8%, dan Exxon Mobil jatuh 23,4%.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya