Pangeran Alwaleed Ditangkap KPK Arab Saudi, Mohammed bin Salman Kian Berkuasa di Arab Saudi?

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Senin 06 November 2017 11:35 WIB
Foto: Mohammed bin Salman
Share :

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Arab Saudi melakukan bersih-bersih di pemerintahan Arab Saudi. Setidaknya, Badan Antikorupsi Arab Saudi menahan 11 orang pangeran, dengan empat di antaranya saat ini menduduki jabatan sebagai menteri di kabinet. Selain itu, mereka juga menangkap puluhan mantan menteri yang pernah duduk di kabinet Arab Saudi.

Penahanan terjadi hanya beberapa jam usai Badan Antikorupsi Arab Saudi dibentuk. Badan Antikorupsi itu diketuai oleh Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman dan memiliki kuasa untuk menerbitkan surat perintah penahanan serta pencekalan ke luar negeri.

Salah satu yang ditahan adalah Pangeran Alwaleed bin Talal, yang notabene sebagai orang terkaya di Arab dengan harta Rp243 triliun dan investor global. Selain itu, Menteri Garda Nasional juga 'disingkirkan' sebagai bagian dari pembersihan anti-korupsi yang mengkonsolidasikan kekuasaan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Baca Juga: Pangeran Alwaleed Ditangkap karena Korupsi, Bursa Saham Arab Saudi Langsung Anjlok 1,5%

Pangeran Miteb bin Abdullah ditahan sebagai Menteri Garda Nasional dan diganti Pangeran Khaled bin Ayyaf. Gambaran ini menunjukkan Pangeran Mohammed kian berkuasa.

Berita tentang pembersihan tersebut terjadi pada dini hari setelah Raja Salman memutuskan pembentukan komite antikorupsi yang dipimpin oleh anak laki-lakinya yang berusia 32 tahun, Pangeran Mohammed, yang telah mengumpulkan kekuatan sejak bangkit dari ketidakjelasan kurang dari tiga tahun yang lalu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya