Salah satu kegiatan dalam rangkaian promosi yang dilakukan, yaitu pertemuan bisnis ke bisnis (B2B). Pada pertemuan yang difasilitasi ITPC dan Fungsi Ekonomi KJRI Jeddah ini hadir lebih dari 80 mitra perwakilan Indonesia di Jeddah. Mitra ini terdiri atas buyers, muasasah, katering haji dan umrah, juru masak, pemilik restoran, pemilik grosir, pengelola toko Indonesia, serta aso siasi pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin).
Saat membuka pertemuan dari bisnis ke bisnis, Konsul Jenderal RI Jeddah M Hery Saripudin mengatakan, tujuan pertemuan B2B itu adalah meng edukasi dan menye barkan informasi mengenai produk dari PT Sasa Inti berupa spe sifikasi produk serta manfaat produk tersebut untuk kebutuhan pokok sehari-hari.
Acara festival makanan dan minuman Indonesia yang digelar saat pesta rakyat dipadati lebih dari 4.000 orang yang merupakan masyarakat Indonesia. Herry mengatakan, seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi merupakan duta promosi dan sekaligus pasar bagi produk Indonesia.
Tim Ekonomi dan Perdagangan KJRI Jeddah menjadi fasilitator dalam men dongkrak ekspor nonmigas Indonesia ke Arab Saudi. “Kunci sukses promosi ini dengan melakukan pendekatan lebih intens dan efektif kepada seluruh WNI dan juga para diaspora Indonesia yang bekerja di Arab Saudi,” katanya.
Berdasarkan survei yang dilakukan Tim Ekonomi dan Perdagangan KJRI Jeddah, pada tahun 2016 terdapat 94toko/bagala dan 22 restoran di Jeddah yang dikelola WNI. Selain itu, tercatat jumlah jamaah haji tahun 2017sebesar 221.000 orang dan jamaah umrah mencapai 1,2 juta orang per tahun.