Saat ini, dia memiliki lebih dari 3.000 usaha dari pabriknya di seluruh AS. Pratt Industries dikenal sebagai Visy di Amerika Serikat, dan jumlah karyawan Amerika mereka lebih banyak daripada yang dipekerjakan di pabriknya di Australia.
Pratt Industries masuk di AS dengan hanya USD100 juta, dan sekarang pendapatannya mencapai USD1 miliar.
Pada tahun 2015, kekayaan bersih keluarganya diperkirakan mencapai 10,8 miliar dolar Australia dan menjadikan mereka keluarga terkaya kedua di Negeri Kanguru tersebut. Forbes Asia menilai kekayaan bersih Anthony sendiri mencapai USD3,5 miliar, dan membawa dia dalam daftar 50 orang terkaya di Australia.
Baca Juga: RAHASIA SUKSES: Dari Tukang Besi hingga Konglomerat China, Ini Napak Tilas Lu Guanqiu
Meski demikian, Anthony tidak melupakan sesamanya. Dia telah menjadi bagian dari Dewan Nasional Muhammad Ali Center, Louisville, Kentucky, dan juga mengambil bagian di beberapa organisasi amal di seantero AS dan Australia. Dia juga anggota Climate Group, sebuah kelompok lingkungan yang didirikan oleh Tony Blair, PM Inggris.