Penyederhanaan Golongan Listrik, YLKI: Beban Ekonomi Kian Tinggi

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Rabu 15 November 2017 14:49 WIB
Ilustrasi Listrik. (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen (YLKI) dan anggota DPR khawatir khawatir jika penghapusan golongan nonsubsidi 1.300, 2.200 VA, dan 3.300 VA menjadi 4.400 VA akan membuat pemakaian listrik di masyarakat jebol sehingga memberatkan beban ekonomi sebagian besar konsumen rumah tangga, akibat tidak bisa mengontrol pemakaian listriknya.

"Konsumen nanti akan semakin konsumtif listrik karena tidak bisa mengontrol pemakaiannya, karena daya sudah tinggi. Tahu-tahu tagihannya jebol," ujar Ketua YLKI Tulus Abadi di Jakarta.

Tulus menanggapi, rencana PT PLN (Persero) berencana menghapus golongan pelanggan listrik rumah tangga nonsubsidi 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA. Semua golongan akan dinaikkan dan ditambah dayanya menjadi 4.400 VA, tanpa ada kenaikan tarif listrik per kilowatt per jam (kWh).

Menurut Tulus, jika selama ini sistem pentarifan listrik di Indonesia terlalu rumit dan njlimet. Jadi penyederhanaan sistem pentarifan bisamenjadi salah satu jalan mengatasinya. Akan tetapi, dia meragukan penghapusan tiga golongan pelanggan listrik tersebut tidak akan berdampak pada kenaikan tarif atau tagihan listrik.

Sekadar informasi, tarif dasar listrik untuk tiga golongan rumah tangga tersebut sama, yakni Rp1.467,28 per kWh bagi pelanggan 1.300 VA, 2.200 VA, serta 3.500-5.500 VA.

Secara terpisah, anggota Komisi VII DPR Rofi Munawar mengatakan, kebijakan tersebut akan memberatkan sebagian besar konsumen rumah tangga. Lantaran tarif listrik‎ akan diseragamkan. "Penyeragaman tarif dilakukan bersamaan dengan kenaikan tarif yang telah dijalankan oleh PLN setiap triwulan di tahun 2017. Bisa dibayangkan bagaimana beratnya konsumen menerima kebijakan ini," ujarnya.

Rofi memaparkan, saat ini golongan 900 Volt Amper (VA rumah tangga mampu atau nonsubsidi membayar listrik Rp1.352 per kilo Watt hour (kWh). Sedangkan golongan 1.300 dan 2.200 per KWh membayar listrik Rp1.467 per KWh.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya