JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan menyatakan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) industri perbankan akan turun pada akhir tahun nanti. OJK memprediksi pada akhir tahun nanti NPL bisa turun ke angka 2,5%.
Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Slamet Edy Purnomo mengatakan dirinya optimis bisa mencapai target perkiraan tersebut. Pasalnya hingga Oktober 2017 saja, NPL perbankan hanya sekitar 2,9% saja.
"Iya kita berharap NPL bisa turun sekitar 2,5% optimislah kita," ujarnya saat ditemui di Lapangan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (23/11/2017).
Baca Juga: Ditopang Infrastruktur, OJK Klaim Kredit Perbankan Bulan Oktober Tumbuh 8,18%
Optimisme tersebut dikarenakan kualitas kredit diberbagai sektor yang sudah mulai pulih. Seperti sektor konsumer hingga koorporasi, sementara kredit pada sektor komersial masih dirasa belum bisa bangkit dari kelesuan.