JAKARTA - Melemahnya pasar saham Asia dan Amerika Serikat (AS) nampaknya telah memberikan dampak pada pasar saham Indonesia. Akibatnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 7,5 poin atau 0,12% ke 6.028.
IHSG dibuka dengan 84 saham menguat, 49 saham melemah, dan 107 saham stagnan. Membuka perdagangan, transaksi yang terjadi mencapai Rp90,38 miliar dari 135.53 miliar lembar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 2,46 poin atau 0,19% ke 1.016, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,01 poin atau 0,14% ke 717, indeks IDX30 turun 1,5 poin atau 0,27% ke 557 dan indeks MNC36 terkoreksi 0,97 poin atau 0,27% ke 332.
Sektor-sektor penggerak IHSG melaju dua arah, dengan sektor konsumsi, manufaktur, aneka industri, infrastruktur dan keuangan berada di zona negatif. Sementara sektor perkebunan, tambang, perdagangan, industri dasar dan properti bergerak di zona positif.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Citatah Tbk (CTTH) naik Rp20 atau 19,80% ke Rp121, saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) naik Rp22 atau 6,88% ke Rp342, dan saham PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) naik Rp25 atau 4,85% ke Rp540.
Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) turun Rp10 atau 2,19% ke Rp310, saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) turun Rp30 atau 2,19% ke Rp1.340, dan saham PT Energi Mega Persada Tbk (UNVR) turun Rp2 atau 2% ke Rp98.
(Martin Bagya Kertiyasa)