Dia pun meminta setiap pihak untuk bekerja dengan anggaran yang logis, mengingat anggaran yang digunakan juga sebagain berasal dari utang negara.
"Kita bawa ke logis, supaya proyeknya yang ada banyak ini kita bawa untuk masyarakat. Utang kita tiap tahun nambah, karena inefisiensi, pembangunannya keliatan kecil-kecil karena kita terus pakai anggaran untuk tidak penting," pungkasnya.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KKP di 2018 sebesar Rp7,8 triliun. Di mana sekira 70% akan dibelanjakan untuk kepentingan stakeholders dan pelayanan publik. Bila dibandingkan pagu anggaran 2017 sebesar Rp9,13 triliun, maka terjadi penurunan anggaran sebesar 20,26%.
(Martin Bagya Kertiyasa)