Jokowi Resmikan Pembangunan Rel Ganda Sukabumi-Bogor

Antara, Jurnalis
Jum'at 15 Desember 2017 12:24 WIB
Foto: Biro Pers Kepresidenan
Share :

BOGOR - Presiden Joko Widodo kembali mengunjungi wilayah Sukabumi,Jawa Barat untuk meninjau pembangunan infrastruktur yaitu meresmikan dimulainya pembangunan rel ganda kereta api dan pembangunan sejumlah waduk di daerah itu.

Rombongan kendaraan kepresidenan berangkat dari istana pada sekitar pukul 08.00 WIB. Presiden tiba di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada sekitar pukul 08.50 WIB untuk meninjau pembangunan jalur rel ganda kereta api segmen Cigombong-Cicurug.

Sejumlah pejabat yang turut mendampingi Presiden pada acara tersebut yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Menhub Ingin Ada Jalur Kereta Medan-Toba

"Karena ini nanti artinya kalau sekarang tiga nanti bisa enam (perjalanan kereta api) atau lebih dari itu mengangkut orang sekarang 3.000 nanti bisa 11.000. Ini akan mengurangi kemacetan yang ada di jalan raya," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya saat acara peletakan batu pertama di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (15/12/2017).

Menurut Presiden, dirinya pernah melewati jalan raya menumpang mobil tanpa pengawalan sebelum menjadi Presiden dari Bogor ke Sukabumi dan memakan waktu enam jam. Presiden menyatakan waktu tempuh tersebut dengan jarak sekitar 60 kilometer itu begitu macet.

Baca Juga: Ditolak Menteri Rini, Menhub Keukeuh KAI Tetap Investor LRT Jabodetabek

Oleh karena itu, pemerintah mengutamakan pembangunan infrastruktur transportasi di daerah Sukabumi dengan membangun jalan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi), jalur rel ganda kereta api, dan bandara.

"Kita harapkan yang Bogor-Sukabumi (Bocimi) ini kita harapkan akan selesai 2019 Bulan Oktober rampung. Sudah saya perintahkan kepada Pak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) kerjakan siang malam karena kita sudah tidak kuat enam jam. Saya sekali saja sudah tidak kuat, apalagi masyarakat tiap hari macet, macet, macet," tegas Presiden.

Baca Juga: KAI Siapkan Lahan Khusus untuk Bus hingga Ojek di Stasiun Manggarai

Terkait pembangunan rel ganda kereta api, Presiden meminta kementerian menggunakan pola padat karya dalam pengerjaannya. Hal itu diharapkan agar proyek jalur kereta dapat menyerap tenaga kerja di daerah.

Pembangunan rel kereta ganda ditujukan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan pembangunan ekonomi di Sukabumi. Pemerintah melakukan pembangunan tahap pertama jalur ganda segmen Cigombong-Cicurug sepanjang tujuh kilometer.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya