Oleh karena itu, ia menilai, Provinsi Jateng luas panennya mencukupi.
“Artinya, stok beras yang ada tidak hanya untuk kebutuhan provinsi, melainkan untuk kebutuhan nasional,” ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut, dia mengatakan, lazimnya tidak perlu impor beras. Petani akan menangis karena masuknya beras impor tentu akan mengakibatkan harga jual beras petani anjlok. Secara nasional stok beras bisa mencapai sejuta ton sehingga cukup memenuhi kebutuhan masyarakat selama dua hingga tiga bulan mendatang.
Baca Juga: Beras di Bangka Belitung Langka, Ini Penyebabnya
“Pada bulan depan akan ada panen raya sehingga target tahun 2018 untuk penyerapan beras oleh Perum Bulog 3,7 juta ton tentu bisa terpenuhi,” ujar Momon. Apabila target Bulog terpenuhi, dia mengungkapkan, hingga tahun depan tidak ada lagi kekurangan beras.