Perubahan GBK Sambut Asian Games, Berikut 9 Faktanya

Efira Tamara Thenu , Jurnalis
Jum'at 12 Januari 2018 13:30 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Perhelatan Asian Games 2018 yang akan diadakan di Indonesia membawa majunya pemfasilitasan bidang olahraga di Indonesia. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono memastikan salah satu venue Asian Games yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam kondisi siap 100%.

Menurut rencana, pada hari Minggu 14 Januari 2018, Stadion kebanggaan masyarakat Indonesia ini akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Berikut fakta-fakta mengenai Stadion Gelora Bung Karno (GBK) seperti dirangkum Okezone, Jumat (12/1/2018).

 

1. Empat Fasilitas yang Diresmikan Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan empat fasilitas olahraga di Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. Adapun keempat fasilitas tersebut adalah Kolam Renang (Aquatik Stadion), Lapangan Hockey, Arena Panahan dan Lapangan ABC.

Baca Juga: Wapres JK: Asian Games Berdampak Investasi Jangka Panjang

2. Lampu Terbaik di Dunia

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono mengatakan, lampu yang terpasang di Stadion ini merupakan yang terbaik di dunia saat ini. Namun dia mengaku jika hal ini akan dikalahkan oleh Tokyo pada 2020 mendatang.

Dia mengatakan, hal yang menarik dari lampu di stadion ini adalah lampu penerangan yang akan redup jika salah satu tim berhasil mencetak gol atau saat pertandingan memasuki jeda istirahat.

3. Sound System yang Baik

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono mengatakan, sound system di GBK juga menjadi lebih baik lagi. Menurutnya, saat dinyanyikan lagu Indonesia Raya, suasana stadion akan terasa lebih dramatis.

Baca Juga: Gelontorkan Rp71 Miliar, PLN Tambah Daya Listrik 5 Juta Va untuk Asian Games 2018

4. Bangku Standar Internasional

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono mengatakan, bangku yang terpasang saat ini merupakan standar Internasional karena sudah terpasang single seat (satu orang satu kursi). Bangku penonton pun dibuat semakin menarik karena dikonfigurasi dengan warna bendera Indonesia yakni merah putih.

5. Rumput Berstandar FIFA

Rumput yang terpasang pada stadion juga sudah merupakan yang terbaik. Hal ini karena rumput di stadion mengacu pada standar FIFA (Federasi Sepak Bola Dunia). Bahkan, di saat hujan sekalipun, lapangan ini tidak akan ada genangan karena drainase yang dimiliki juga sudah terverifikasi oleh FIFA.

6. Keamanan

Dari sisi keamanan tidak perlu diragukan lagi karena stadion ini sudah memiliki security yang baik. Hal ini terbukti dengan stadion yang mampu dikosongkan hanya dalam waktu 15 menit ketika terjadi keadaan darurat.

7. Kolam Renang, Venue Terbaik di Asia

Stadion Renang sengaja didesain tertutup guna mencegah terjadinya karat akibat penguapan klorin. Stadion Akuatik yang diklaim sebagai venue terbaik di Asia ini memiliki 4 kolam yaitu kolam utama berukuran 51,2 m x 25 m x 3 m yang digunakan untuk pertandingan.

Sisa 3 kolam lainnya yaitu Kolam Polo Air (50 m x 25 m x 3 m), Kolam Loncat Indah (21 m x 25 m x 5 m), dan Kolam Pemanasan (20 m x 50 m x 1,4 – 2 m). Selain itu, stadion ini juga dilengkapi 8.000 kursi penonton termasuk tribun teleskopik, ruang pers dan broadcasting, serta ruangan pendukung lain.

8. Tempat Rekreasi Masyarakat ke Depan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, fasilitas ini nantinya tidak hanya digunakan oleh olahragawan atau untuk Asian Games 2018, tetapi juga ke depannya bisa digunakan oleh seluruh masyarakat yang ingin berekreasi.

"Yang pertama paling penting lingkungan kawasan Senayan, kawasan Gelora Bung Karno ini harus menjadi ruang publik bagi masyarakat. Artinya tidak hanya olahraga saja tetapi menjadi ruang publik (open space) yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," ungkapnya di Komplek GBK, Senayan.

9. Anggaran Renovasi Membengkak

Di tengah proses renovasi, pemerintah mengungkapkan anggaran renovasi Stadion GBK membengkak. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sri Hartoyo. Dia menyebutkan total anggaran yang tersedia Rp2,6 triliun. Anggaran tersebut masih kurang lantaran adanya beberapa perubahan dan penyesuaian ketika proyek itu dikerjakan.

”Total anggaran tersedia sebesar Rp2,6 triliun masih minim karena adanya perubahan dan penyesuaian di lapangan,” kata Sri Hartoyo ketika mendampingi Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani serta Ketua Penyelenggara Asian Games 2018 Erick Thohir meninjau renovasi pembangunan Stadion GBK. Menurut Sri Hartoyo, untuk mengerjakan renovasi ini hingga rampung masih membutuhkan tambahan anggaran Rp150 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun pedestrian serta fasilitas penunjang lain di luar gedung.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya