Universitas, sebagai tempat pengelola teknologi, diharapkan dapat mengembangkan inovasi dan teknologi supaya masyarakat daerah dapat memproduksi komoditi dengan kualitas baik.
"Potensi cengkeh, pala dan kayu putih itu semakin hari semakin habis, maka diupayakan supaya wilayah Maluku itu ditanami cengkeh dan pala lagi sebagaimana dulu bangsa Barat datang ke Maluku untuk mencari rempah-rempah," jelasnya.
Oleh karena itu, Universitas Pattimura bersama dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengembangkan teknologi bersama guna meningkatkan produksi potensi lokal.
Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe mengatakan pihaknya mendorong Universitas untuk menciptakan teknologi pengolahan hasil tanaman cengkeh, pala dan kayu putih menjadi produk bahan baku setengah jadi atau intermediate product.
Baca Juga: Ekonomi Tak Capai Target, JK: Jangan Kambinghitamkan Komoditas Lagi