Enggar menjelaskan, saat ini belum ada kriteria yang akan ditetapkan pemerintah karena baru akan dilakukan. Namun, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan marketplace seperti iDEA, Tokopedia, Lazada hingga Shopee untuk memberikan masukan syarat bagi IKM dan UKM untuk bisa masuk di platform mereka. Dari syarat ini yang sarankan maka akan disaring oleh Kemendag.
"Nanti kita minta iDEA koordinasi, apa sih persayaratannya, jangan modal karena pasti rendah tapi mengenai produknya, apakah mereka sudah melalui proses apa dan berapa produksi dihasilkan dari masing masing daerah. Sesudah itu daftar seluruh propduik kami akan buat platformn sendiri supaya netral. Nanti dibuat seperti itu," jelasnya.
Baca juga: Menperin Usulkan PPh Final E-Commerce 0,5%
Mantan Ketua Umum REI ini mengatakan, platform ini akan mempermudah IKM dan UKM menjual produknya. Pasalnya para marketplace akan memilih pelaku usaha untuk masuk di toko mereka melalui website yang dibuat oleh pemerintah karena sudah sesuai dengan syarat yang diajukan.
"Marketplace bisa akses atas produk UKM dan IKM yang terakreditasi. Nanti secara bertahap bertambah, karena ada beberapa catatan lain seperti mereka belum melek teknologi, belum siap. Kita pun akan buat bersama Kominfo. Menteri Kominfo (Rudiantara), dia sangat peduli, sedia bersama sama, akan bantu agar IKM dan UKM lebih siap dengan teknologi dan supaya tidak tertinggal," tukas dia.
(Dani Jumadil Akhir)