Kebijakan Pertanian Perlu Dievaluasi

Koran SINDO, Jurnalis
Senin 26 Februari 2018 11:29 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

Masih jauh dibandingkan dengan target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 seluas 1 juta ha. Berdasarkan rencana Kementan, pada 2015 dapat tercetak 40.000 ha sawah baru. Kemudian, pada 2016 bisa tercipta 130.000 ha sawah baru dan pada 2017 tercetak 250.000 ha. Lalu, pada 2018 target dinaikkan menjadi 280.000 ha sawah baru dan pada 2019 ditambah 300.000 ha sawah baru. Merujuk rencana tersebut, total sawah baru yang tercetak hingga 2017 seharusnya mencapai 420.000 ha. Namun, kenyataannya, realisasinya hanya 160.000 ha atau sekitar 38,10% dari target 1 juta ha, sebagaimana target dalam Rencana Pem bangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Menurut Yeni, tidak tercapainya target RPJMN inilah yang seharusnya menjadi perhatian Presiden sebagai bahan evaluasi kinerja Kementan. Sebab, melesetnya target sangat mungkin karena sang menteri yang menjadi pelaksananya tidak mampu menerjemahkan rencana sang Kepala Negara. “Kalau kemudian ini sudah mau masuk tahun keempat, nyatanya sesuai RPJMN target yang tidak tercapai 50%. Ini menjadi tanggung jawabnya Presiden untuk melakukan evaluasi terhadap Kementan,” tuturnya. (sudarsono/Koran Sindo)

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya