BI: Kredit Perbankan Tumbuh 8% di Februari

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Jum'at 16 Maret 2018 16:22 WIB
Foto: Deputi BI Erwin (Yohana/Okezone)
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan pada Februari 2018 berada di kisaran 8% secara year on year (yoy).

Angka ini lebih tinggi dari saluran kredit di bulan Januari yang tumbuh sebesar 7,4% yoy. Pada bulan pada bulan Desember 2017 kredit mencapai 8,2% (yoy).

Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto mengatakan, pertumbuhan tersebut sejalan dengan konsolidasi korporasi yang sudah selesai.

"Konsolidasi korporasinya sudah selesai jadi mereka sudah mulai untuk pickup (meningkat) kembali terhadap kreditnya," ujar dia di Gedung BI, Jakarta, Jumat (16/3/2018).

Baca Juga: BI Catat Pertumbuhan Kredit Januari 2018 Baru 7%

Kendati demikian, dia mengakui pertumbuhan kredit memang cenderung melemah di awal tahun. Sebab, hal ini efek dari penyaluran kredit pada Desember 2017 yang relatif besar.

"Di Januari kredit terjadi sedikit penurunan, itu suatu hal yang biasa karena itu Januari effect, biasanya di bulan Desember pertumbuhan kredit relatif besar. Korporat, pajak, dan lain-lain, itu akan turun di posisi bulan Januari. Kalau liat di bulan Februari masih terjadi penurunan, tapi jauh lebih kecil," paparnya.

Dia mengharapkan, pertumbuhan kredit pada bulan Maret akan meningkat, seiring dengan peningkatan kredit di bulan Februari.

"Jadi kita harapkan di bukan ketiga itu sudah akan pickup (meningkat sakura kredit)," ujarnya.

Baca Juga: Gubernur BI: Pertumbuhan Kredit 2018 Akan Kembali Pulih Berkat Pelonggaran Makroprudensial

Adapun untuk rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perbankan, dikatakan Erwin cukup menurun signifikan. Kendati demikian dia tak menyebutkan angka NPL pada periode ini.

"Kalau dari sisi NPL saya rasa sudah sangat turun cukup signifikan. Jadi kalo saya liat kita sekarang tinggal tunggu momen daripada pertumbuhan ekonomi saja," jelasnya.

Lanjutnya, dengan pertumbuhan ekonomi maka mendorong NPL yang rendah serta kredit yang tumbuh.

"Kita mengharapkan kalo dari konstruksi pemerintah dan konsumsi mulai terjadi peningkatan kembali," pungkasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya