JAKARTA - Sebagai emiten baru di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) langsung terkena autoreject lantaran harga saham yang melambung. Terpantau saat pembukaan perdagangan tadi pagi, saham HELI langsung melejit 70% atau 77 poin ke level Rp187 dari harga sebelumnya di level Rp110.
Mengutip data RTI pada Selasa (27/3/2018), hingga penutupan perdagangan saham perusahaan penyewaan helikopter tersebut belum kunjung bergerak.
Saham HELI ditutup pada level Rp187 naik 70% atau 77 poin persis ketika pembukaan perdagangan. Adapun transaksi yang terjadi sebanyak tiga kali frekuensi dengan 300 saham diperdagangkan. Transaksi tersebut menghasilkan nilai Rp56.000.
Adapun pada penawaran umum perdana saham (IPO), perseroan melepas 250 juta saham baru atau setara dengan 30,53% modal disetor setelah IPO. Adapun, UOB Kay Hian Sekuritas bertindak penjamin pelaksana emisi.
Dengan pencatatan tersebut, HELI menjadi perusahaan ketiga di tahun ini yang melantai di BEI.