JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan satu emiten di 2018. PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) yang hari ini mencatatkan saham perdana menjadi perusahaan ke-3 di tahun ini yang melantai di BEI.
Perusahaan penyewaan helikopter ini, pada penawaran umum perdana saham (IPO), melepas 250 juta saham baru atau setara dengan 30,53% modal disetor setelah IPO. Adapun, UOB Kay Hian Sekuritas bertindak penjamin pelaksana emisi.
Baca Juga: 2 Anak Usaha Hutama Karya Bakal IPO dengan Target Rp2,5 Triliun
Pada pencatatan perdana, saham HELI melejit 70% atau 77 poin ke level ke Rp187. Saham HELI ditransaksikan sebanyak 1 kali dengan volume sebanyak 1 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp18.700.
Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, dengan pencatatan HELI ini menjadi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pertama yang mencatatkan saham di BEI. Dia pun berharap perusahaan ini bisa lebih transparan, sebab kini saham dimiliki oleh publik.
Baca Juga: Harvest Time Akan Tunda IPO, Begini Penjelasan Benny Tjokrosaputro
"Selamat datang di BEI, Saya yakin perusahaan ini bisa secara unik berkembang di BEI. Investornya sekarang publik, jadi tolong jaga transparansinya," ujar dia saat membuka perdagangan sesi I dan pencatatan saham HELI di Gedung BEI, Selasa (27/3/2018).