Cuaca Buruk, Kedatangan Kereta MRT Molor Awal April

Ulfa Arieza, Jurnalis
Rabu 28 Maret 2018 14:29 WIB
Foto: Ulfa Arieza
Share :

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menyatakan kedatangan dua rangkaian kereta MRT tertunda karena cuaca buruk. Hal tersebut menghambat proses pengiriman kereta dari pabrik pembuatannya, Toyokawa Plant milik Nippon Sharyo, Jepang melalui jalur laut ke Jakarta. 

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, target awal dua rangkaian kereta tersebut tiba di Tanjung Priok pada akhir Maret. Namun karena ada kendala akibat cuaca buruk, jadwal kedatangannya sedikit mundur.

"Sedikit tertunda di awal April karena cuaca yang tidak bersahabat di perjalanan sehingga kami prediksi di awal April minggu ke 1," ujarnya dalam Forum Jurnalis dan Blogger MRT Jakarta di Jakarta, Rabu (28/3/2018). 

 Baca Juga : Depo MRT II Disepakati di Kampung Bandan

Sebelumnya, proses pengiriman kereta MRT Jakarta direncanakan akan dimulai dari Pabrik Toyokawa Plant menuju Pelabuhan di Kota Toyohashi  selanjutnya akan diberangkatkan dengan menggunakan Kapal Laut pada tanggal 7 Maret 2018. Dua set rangkaian kereta yang dikirim pertama kali dan diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta pada akhir Maret 2018 mulai 23 hingga 26 Maret 2018.

Setelah tiba, rangkaian kereta tersebut akan satu per satu dibawa ke Depo Lebak Bulus sebagai lokasi penyimpanan kereta MRT Jakarta. PT MRT Jakarta sendiri, telah melakukan pengangkutan kereta dari Pelabuhan Tanjung Priuk ke Depo Lebak Bulus.

Baca Juga : MRT Jakarta Bahas Skema Pendanaan dengan AIIB

"Awal April diperkirakan akan tiba dan diangkut secara bertahap," imbuh dia. 

Sekadar informasi, MRT Jakarta akan memiliki enam belas set rangkaian kereta, dengan rincian satu set rangkaian kereta terdiri dari enam kereta. Kereta akan dioperasikan dengan menggunakan sistem operasi otomatis level dua (GoA 2) dan sistem persinyalan Communication-based Train Control (CBTC) yang dikendalikan dari Operation Control Center (OCC).

(feb)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya