OCBC NISP Bagikan Bonus Saham 1:1

Koran SINDO, Jurnalis
Rabu 04 April 2018 11:37 WIB
Ilustrasi: Foto Shutterstock
Share :

Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 10% dari Rp103,6 triliun pada akhir 2016 menjadi Rp113,4 triliun pada akhir 2017, menjadi salah satu faktor meningkatnya aset Bank OCBC NISP sebesar 11% (YoY) menjadi Rp153,8 triliun dari Rp138,2 triliun pada akhir 2016.

Pertumbuhan kredit (gross) juga naik sebesar 14% (yoy) menjadi Rp106,3 triliun dari Rp93,4 triliun pada akhir 2016. Menurutnya, pertumbuhan kredit ini disalurkan dengan melakukan diversifikasi sektor usaha, besaran pinjaman dan jangka waktu.

Berdasarkan penggunaannya, komposisi kredit yang disalurkan untuk modal kerja mencapai 45%, investasi 42%, dan konsumer sebesar 13%. "Tahun ini kami juga fokus untuk menumbuhkan segmen ritel dan menjaga NPL tetap berada di bawah 2%," ujar dia.

Adapun di tahun 2018, fokus perseroan adalah meningkatkan akselarasi bisnis dengan berpusat pada inovasi produk dan layanan yang customer centric, digitalisasi sebagai enabler baik dalam otomasi proses maupun layanan kepada masyarakat serta menjaga kualitas kredit.

"Selain itu, fokus bisnis OCBC NISP akan berpusat pada nasabah affluent dan bisnis," tandasnya. (Kunthi Fahmar Sandy)

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya