Faktanya, bunga yang terlukis ialah bunga bakung, mawar, sepatu, buttercup, lily Turki, dan madat. Orang China biasanya cenderung memilih bunga-bunga lokal sesuai musim. Mangkuk itu berpindah-pindah tangan di antara para kolektor. Salah satunya Museum Seni Idemitsu di Tokyo, Jepang, yang memajangnya selama 30 tahun.
Museum Seni Idemitsu didirikan pada 1960-an dan menjadi pusat koleksi karya seni milik Sazo Idemitsu (1885-1981). Sebelumnya mangkuk itu dimiliki Henry M Knight.
“Knight merupakan kolektor yang sangat menyukai karya seni China sejak 1930-an. Dia fokus pada barang-barang beling era Dinasti Qing dan Ming (1368-1644). Sebagian besar barang itu dia dapatkan dari firma barang antik yang berbasis di London, Bluett & Sons, termasuk mangkuk ini,” tandas Chow, dilansir dailychina.cn.
Rumah lelang di Hong Kong telah memecahkan rekor dunia yang memukau dalam penjualan berlian, tas tangan, dan keramik kuno. Tahun lalu sebuah mangkuk berusia 1.000 tahun dari era Dinasti Song juga terjual USD37,7 juta. Ada dua karya seni abad ke-18 China yang dilelang pada 3 April di Hong Kong. (Muh Shamil)
(Dani Jumadil Akhir)