Progres Pembangunan Bandara Kertajati Capai 93%

Antara, Jurnalis
Rabu 04 April 2018 16:22 WIB
Ilustrasi Bandara. (Foto: Shutterstock)
Share :

MAJALENGKA - Progres pembangunan Bandara Internasional Interasional Jawa Barat yang terletak di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, sudah mencapai 93%.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan, untuk sisi udara sudah rampung dengan terbangunnya landasan pacu sepanjang 2.500 meter x 60 meter.

"Sisi udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub yang bangun, sudah semua dengan taxi way dan bisa dimaksimalkan hingga 3.200 meter panjangnya," katanya saat meninjau Terminal Bandara Kertajati, Majalengka, Rabu (4/4/2018).

Baca Juga: Segera Beroperasi, Bandara Kertajati Incar Penumpang Wilayah Cirebon dan Sekitarnya

Progres untuk sisi udara sudah mencapai 100% di antaranya landasan pacu 2.500 meter x 60 meter, apron 576 x 151 meter persegi dengan kapasitas 10 slot parkir pesawat, dan bangunan navigasi penerbangan berupa AIRAC AIP yang akan berlaku efektif pada 2018.

Sementara itu, di sisi darat masih dilakukan pembangunan untuk terminal, seperti gerai lapor diri (check in counter), ruang tunggu (boarding lounge), garbarata, dan sinar X. "Akhir Mei ini selesai semua," katanya.

Bandara ini juga dipersiapkan untuk penerbangan haji yang ditargetkan pada Juli 2018. Menurut dia, dengan kondisi landasan pacu 2.500 meter x 60 meter sudah bisa dilakukan untuk pesawat berbadan besar tipe Airbus A330, sementara untuk Boeing 777 belum bisa didarati.

"Hingga akhir tahun ini memang ada target perpanjangan landasan pacu sampai 3.200 meter, jadi bisa dipakai untuk pesawat Boeing yang lebih besar lagi," katanya.

Baca Juga: Pembayaran Terlambat, Bandara Internasional Kertajati Tetap Tepat Waktu

Sementara itu, untuk sisi darat terminal dibangun oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB).

"BIJB sebagai perusahaan daerah mendapat mandat dari Pemda untuk membangun terminal ini, nanti pengelolaan pengoperasian akan diserahkan kepada Angkasa Pura II untuk bergabung dalam Badan Usaha Bandar Udara," katanya.

Termasuk, lanjut dia, penambahan perpanjangan landas pacu dari 2.500 meter x 60 meter menjadi 3.000 meter x 60 meter oleh AP II. Pada 22 Januari 2018, telah ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyelenggaraan Jasa Kebandarudaraan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) antara Pemprov Jabar, BIJB, dan AP II.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya