JAKARTA - Grab telah resmi mengakuisisi bisnis Uber di wilayah Asia Tenggara. Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyatakan, aksi korporasi ini sejalan dengan rencana bisnis Grab.
Dia menjelaskan, di 2017 Grab memang fokus pada pengembangan bisnis dan memperkokoh pondasi perusahaan di Asia Tenggara. Kini di 2018, usai akuisisi, pihaknya pun fokus pada pengembangan layanan Grab.
"Akuisisi hanya salah satu step saja, ini jadi tonggak untuk Grab lakukan inovasi-inovasi layanan," ujar dia dalam konferensi pers di Kantor Grab, Gedung Lippo Kuningan, Jakarta, Jumat (6/4/2018).
Baca Juga: Grab Curiga Pendemo Kenaikan Tarif Bukan Mitranya
Dia menjelaskan alasan Grab lakukan akuisisi pada kompetitornya tersebut karena market yang besar di Asia Tenggara. Maka dengan penggabungan ini pun market Grab akan semakin besar di Asia Tenggara.