Malindo Feedmill Bagikan Dividen Rp16 per Saham

, Jurnalis
Senin 15 Oktober 2018 13:23 WIB
Ilustrasi: Foto Shutterstock
Share :

JAKARTA - Emiten yang bergerak produksi pakan ternak, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) akan membagikan dividen interim dari laba tahun buku 2018 kepada pemegang saham sebesar Rp16 per saham.

Dalam siaran persnya disebutkan, MAIN akan membagikan dividen pada 9 November 2018.

Tanggal akhir perdagangan saham dengan hak dividen alias cum dividen saham MAIN di pasar reguler dan negosiasi pada 17 Oktober 2018. Demikian seperti dikutip Harian Neraca, Jakarta, Senin (15/10/2018).

 

Sementara cum dividen di pasar tunai pada tanggal 22 Oktober 2018. Pada tanggal yang sama akan dilakukan pencatatan daftar pemegang saham yang erhak mendapatkan dividen atau recording date.

“Berdasarkan, Sirkuler Pengganti Rapat Dewan Komisaris tertanggal 10 Oktober 2016 telah menyetujui usulan Direksi Perseroan melalui Sirkuler Pengganti Rapat Direksi pada tanggal yang sama untuk membagi dan membayar Dividen lnterim untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp 35,82 miliar," kata Corporate Secretary MAIN Andre A Hendjan.

Hingga akhir tahun ini, perseroan mengincar kenaikan pendapatan 15% menjadi Rp6,25 triliun seiring dengan pertumbuhan penjualan dan peningkatan permintaan.

Disampaikan Andre Andreas Hendjan, pada tahun ini perseroan optimistis meraih kenaikan pendapatan atau penjualan sebesar 15% year-on-year (yoy). Segmen pakan ternak masih akan mendominasi dengan kontribusi sekitar 65%-70% terhadap total pendapatan.

”Kami melihat iklim industri perunggasan sudah lebih baik, sehingga mencanangkan penjualan naik 15%. Pertumbuhan profit nantinya mengikuti kenaikan penjualan karena banyak variabel," ujarnya.

 

Tahun lalu, kinerja MAIN tertekan akibat melambungnya harga bahan baku seperti jagung, serta ketidakstabilan harga ayam dan telur. Pendapatan perusahaan naik 3,87% yoy menjadi Rp5,44 triliun, tetapi laba bersih merosot 77% yoy menuju Rp48,69 miliar.

Andre menyebutkan, faktor-faktor yang memengaruhi harga bahan baku dan produk perseroan pada tahun ini cenderung lebih stabil. Oleh karena itu, Malindo dapat fokus memacu pertumbuhan. Dalam periode 5 bulan pertama 2018, tren penjualan mengalami kenaikan.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya