JAKARTA - Akhir pekan ini para pemimpin dunia akan tiba di Papua Nugini guna menghadiri KTT APEC, pertemuan besar yang menjadi kontroversial bahkan sebelum dimulai. Point Utama 15.000 orang akan hadir di salah satu kota paling tidak layak huni di dunia
Pemerintah dikritik karena membeli 40 mobil mewah Maserati bagi delegasi APEC
Selama ini yang banyak diingat dari pertemuan APEC adalah ketika para pemimpin dunia yang hadir mengenakan baju seragam yang disiapkan masing-masing tuan rumah untuk menandai peristiwa tersebut.
Namun KTT APEC merupakan hal yang penting bagi kawasan Asia Pasifik dan kesempatan penting bagi Australia untuk membentuk kebijakan luar negeri baru, dan memperkuat pertalian dengan negara-negara tetangga yang kuat seperti Amerika Serikat dan China.
Untuk memberikan gambaran mengenai apa sebenarnya APEC dan persiapan yang sudah dilakukan, berikut angka-angka yang dikumpulkan ABC, Senin (12/11/2018):
APEC beranggotakan 21 negara termasuk Australia, dan keseluruhan meliputi 2,7 miliar warga - berarti lebih dari 30% penduduk dunia.
Dimulai di tahun 1989 sebagai bagian dari usaha Perdana Menteri Australia Bob Hawke untuk mendorong perekonomian yang lebih kuat di sekitar Kawasan Pasifik, dan kebanyakan anggota memang berasal dari kawasan, dan kemudian ditambah beberapa negara yaitu Rusia, Amerika Serikat, Kanada, Mexico, Chile dan Peru.
Baca Juga: Papua Nugini Beli 40 Mobil Senilai Rp3,5 Miliar per unit untuk KTT APEC
Menurut Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) ini adalah kelompok ekonomi penting bagi Australia karena lebih dari 70% perdagangaan Australia dilakukan dengan negara-negara APEC.
Para pemimpin yang hadir dalam KTT ini akan disibukkan dengan berbagai pertemuan, dengan 180 pertemuan dan juga acara lain selama KTT yang berlangsung dua hari tersebut.
Para pemimpin dunia termasuk Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern akan hadir.
Sementara KTT tahun lalu d Vietnam lebih diingat karena pertemuan empat mata antara Presiden Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, kedua pemimpin tidak akan hadir tahun ini.
Papua Nugini adalah negara termiskin di kalangan anggota APEC
Sekitar 400 ribu orang tinggal di ibikota Port Moresby, yang merupakan kota paling tidak layak huni kelima terendah di dunia, menurut Indeks Kelayakan Global 2018 menurut majalah The Economist, dari sisi layanan kesehatan, infrastruktur dan pendidikan.
Namun selama APEC, sekitar 15 ribu orang akan datang ke Port Moresby, diikuti dengan rombongan wartawan dari seluruh dunia dan petugas keamanan.
Baca Juga: Papua Nugini Diguncang Gempa 7,0 SR
Untuk mengakomodasi semua itu, tiga kapal pesiar Australia akan bersandar di pelabuhan Port Moresby, yang akan menampung sekitar 4 ribu tamu.
Sekitar 4 ribu polisi PNG dan juga dari luar negeri akan melakukan patroli di jalan-jalan, guna mengamankan keadaan
Pemerintah mengatakan dengan menjadi tuan rumah akan membawa investasi baru bernilai jutaan dolar karena PNG akan semakin dikenal dunia.
Perdana Menteri Peter O'Neill mengatakan sekitar $AUD 85 juta akan dibelanjakan oleh para pemimpin selama KTT APEC saja.
(Feb)