ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 5,2%

, Jurnalis
Rabu 12 Desember 2018 14:03 WIB
Ilustrasi: Foto Shutterstock
Share :

JAKARTA - Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas proyeksi laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2019. Produk domestik bruto (PDB) tahun depan yang sebelumnya diperkirakan tumbuh 5,3% dipangkas menjadi 5,2%.

Dalam laporan suplemen bertajuk Asian Development Outlook 2018 Update yang diterbitkan Desember, Kepala Ekonom ADB Yasuyuki Sawada mengatakan, investasi swasta diperkirakan akan terkontraksi pada tahun depan. Memasuki puncak tahun politik, investor akan wait and see.

"Dan pertumbuhan kredit sektor swasta mungkin akan melemah karena kebijakan moneter saat ini lebih memprioritaskan stabilitas di atas pertumbuhan (ekonomi)," kata Sawada, dikutip Rabu (12/12/2018).

 Baca Juga: Menkeu Keluhkan Pertumbuhan Ekonomi Beberapa Daerah Masih Rendah

Selain itu, lanjut dia, net ekspor tidak akan terlalu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan. Pasalnya, impor akan masih tumbuh cukup signifikan demi menopang proyek infrastruktur pada paruh pertama tahun 2019.

Kendati demikian, konsumsi rumah tangga diperkirakan masih tetap kuat pada tahun depan. Belanja pemerintah juga akan ikut menopang pertumbuhan karena pemilu serentak akan digelar pada April 2019.

 Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi RI 2019 Diprediksi Hanya 5%, Ini Analisanya

Untuk tahun ini, Sawada mengatakan, ADB tetap mempertahankan proyeksi laju pertumbuhan PDB Indonesia di leel 5,2%. Membaiknya konsumsi rumah tangga dan investasi menopang ekonomi domestik. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III-2018 yang menyentuh 5,2%.

"Konsumsi rumah tangga tetap kuat dan mendongkrak impor meskipun lingkungan global melambat dan menekan ekspor," ujar dia. (iNews.id)

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya